Mengenal Rabies dan Cara Pencegahannya

Gejala Rabies pada Manusia yang Wajib Diwaspadai

Apa Itu Rabies?

Rabies adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus rabies, yang menyerang sistem saraf pusat manusia maupun hewan. Penyakit ini hampir selalu berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Rabies menular melalui air liur hewan yang terinfeksi, terutama melalui gigitan anjing, kucing, kelelawar, atau hewan liar lainnya.

Tahapan Gejala Rabies

Gejala rabies pada manusia biasanya muncul beberapa minggu setelah terkena gigitan. Namun, masa inkubasi bisa berbeda-beda tergantung lokasi gigitan, jumlah virus yang masuk, dan kondisi kesehatan penderita.

1. Tahap Awal (Prodromal)

Gejala awal mirip flu, sehingga sering tidak disadari, antara lain:
•Demam ringan.
•Sakit kepala.
•Tubuh terasa lemas.
•Kesemutan atau rasa nyeri di area gigitan.
•Tahap ini biasanya berlangsung 2–10 hari.

2. Tahap Akut (Neurologis)

Ketika virus mulai menyerang sistem saraf, gejalanya akan semakin jelas:
•Gelisah dan mudah marah.
•Kejang otot.
•Sulit menelan atau merasa takut air (hidrofobia).
•Produksi air liur berlebih.
•Halusinasi atau perubahan perilaku.

3. Tahap Akhir

Jika tidak segera mendapatkan perawatan, rabies dapat menyebabkan kelumpuhan, koma, hingga kematian akibat gagal napas.

Cara Penularan Rabies

Rabies ditularkan melalui:
•Gigitan hewan yang terinfeksi.
•Kontak air liur hewan dengan luka terbuka.
•Luka yang terkena jilatan hewan penderita rabies.

Virus tidak menular melalui sentuhan kulit yang sehat, sehingga penularan hanya terjadi jika ada kontak langsung dengan cairan tubuh hewan yang sakit.

Pencegahan Rabies

Rabies bisa dicegah dengan langkah-langkah berikut:

1. Vaksinasi Hewan

Pastikan hewan peliharaan seperti anjing atau kucing mendapatkan vaksin rabies secara rutin.

2. Hindari Kontak dengan Hewan Liar

Jangan memprovokasi hewan yang tidak dikenal, terutama hewan liar yang menunjukkan perilaku agresif.

3. Perawatan Setelah Gigitan

Jika tergigit hewan yang dicurigai rabies:
Segera cuci luka dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit.
Pergi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin rabies (VAR) atau serum anti rabies (SAR) sesuai rekomendasi dokter.

4. Edukasi Masyarakat

Penting untuk memberikan penyuluhan tentang bahaya rabies agar masyarakat waspada dan segera mencari pertolongan jika tergigit hewan.


Rabies adalah penyakit berbahaya yang dapat dicegah, tetapi fatal bila diabaikan. Mengenali gejala sejak dini mulai dari demam, kesemutan di area gigitan, hingga hidrofobia adalah langkah penting untuk mendapatkan perawatan cepat.
Vaksinasi hewan, menghindari kontak dengan hewan liar, serta tindakan medis segera setelah gigitan adalah kunci untuk mencegah rabies menjadi ancaman mematikan.

Posting Komentar

0 Komentar